ERG - Develop To Contribute

TENTANG

Siapa Kami

ERG (Singkatan dari "Embedded System Research Group") adalah Divisi UNIKOM yang bergerak pada bidang riset dan teknologi

RISET

IoT
Embedded
Desktop
Mobile
Web

IoT (Internet of Thing)

Internet untuk Segala-(nya) (bahasa Inggris: Internet of Things, atau dikenal juga dengan singkatan IoT) merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus. Adapun kemampuan seperti berbagi data, remote control, dan sebagainya, termasuk juga pada benda di dunia nyata. Contohnya bahan pangan, elektronik, koleksi, peralatan apa saja, termasuk benda hidup yang semuanya tersambung ke jaringan lokal dan global melalui sensor yang tertanam dan selalu aktif.Pada dasarnya, Internet of Things mengacu pada benda yang dapat diidentifikasikan secara unik sebagai representasi virtual dalam struktur berbasis Internet. Istilah Internet of Things awalnya disarankan oleh Kevin Ashton pada tahun 1999 dan mulai terkenal melalui Auto-ID Center di MIT.

Embedded System (Microcontroller & Hardware)

Mikrokontroler adalah sebuah chip yang berfungsi sebagai pengontrol rangkaian elektronik dan umunya dapat menyimpan program did umumnya terdiri dari CPU (Central Processing Unit), memori, I/O tertentu dan unit pendukung seperti Analog-to-Digital Converter (ADC) yang sudah terintegrasi di dalamnya.

Perangkat Keras Komputer (Hardware) adalah sebuah komponen fisik pada komputer yang digunakan oleh sistem untuk menjalankan perintah yang telah diprogramkan atau dalam arti singkatnya sebuah komponen pada komputer yang bisa disentuh, dilihat dan diraba.

Desktop

Sub riset desktop merupakan aplikasi berbasis sistem operasi(os) windows. Disini kita mempelajari bahasa pemograman .Net yaitu Visual Basic(VB), dan CSharp(C#),dengan menggunakan bahasa ini ,para programmer dapat membangun aplikasi windows forms.juga dapat di peroleh secara terpadu dalam Microsoft Visual Studio .NET seperti bahas Visual Basic.NET atau CSharp sendiri menganut paradigma bahasa pemograman berorientasi objek yang dapat dilihat sebagai evolusi dari Microsoft Visual Basic atau CSharp versi sebelumnya yang di implimentasikan diatas .NET Framework.

Mobile

Di sub riset Mobile berfokus pada pembuatan aplikasi Android. Di ERG, fokus utama sub riset Mobile untuk membuat aplikasi Android yang berbasis IoT. Selain itu, di sub riset Mobile juga akan mempelajari Realtime Database, Maps API, Socket, dan lain – lainnya. Sub riset Mobile harus bisa bekerja sama dengan sub riset IoT dan Embedded System demi membuat sistem IoT terintegrasi yang sempurna.

Web

Web programming terdiri dari dua suku kata yaitu web dan programming. Programming dapat diartikan sebagai proses, cara, atau pembuatan suatu program. Sedangkan web dapat diartikan sebagai jaringan komputer yang terdiri dari kumpulan situs internet yang menawarkan teks, grafik, suara dan sumber daya animasi melalui protokol transfer hypertext (HTTP). Jadi, web programming adalah suatu proses, cara, atau pembuatan suatu program berbasis web.

Bagian web programming itu terdiri dari 3 segmen: cloud, hosting dan website.

TIM PENDUKUNG

Designer

Graphic Design

Graphic Design adalah profesi yang menciptakan ilustrasi, tipografi, fotografi, videografi, atau grafis motion. Seorang desainer grafis menciptakan karya untuk penerbit, media cetak dan elektronik, seperti brosur dan mengiklankan produk.

Public Speaker

Public Speaking

Public Speaking adalah komunikasi lisan berupa pidato, presentasi, dan jenis berbicara di depan umum (orang banyak) lainnya. Public Speaking juga diartikan sebagai "pembicaraan publik" yang maksudnya berbicara di depan orang banyak juga.

KEGIATAN

Workshop

Seminar

Kita bisa menyelenggarakan seminar yang bermanfaat untuk membantu perkembangan anda

Sharing

Diskusi

Kita bisa menyelenggarakan diskusi tentang teknologi yang berhadapan dengan kita untuk menyelesaikan solusi

Expo

Pameran

Kita bisa ikut pameran-pameran teknologi atau festival yang diadakan oleh komunitas untuk memperluas ilmu pengetahuan

Sport

Olahraga

Kita bisa ikut kegiatan olahraga seperti Berenang, Badminton, Volley, dll

BERITA

Kominfo Pastikan Slot Orbit Satelit Nusantara Dua Tetap Milik Indonesia

JAKARTA- Satelit Nusantara Dua gagal mencapai orbit 113 Bujur Timur di Xinchiang, China. Roket Long March 3B yang membawa satelit dikabarkan mengalami anomali selama fase ketiga.


Dengan kondisi tersebut Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail mengungkapkan pihaknya akan berkoordinasi dengan International Telecommunication Union (ITU) agar slot orbit 113 Bujur Timur tetap menjadi milik Indonesia.


"Kebetulan kita sudah pernah mengalami krisis yang sama terhadap kondisi yang terjadi dengan satelit Telkom 3 tahun lalu. Alhamdulillah dalam kondisi yang demikian secara normalnya kita akan mendapat perpanjangan waktu untuk menyiapkan pengganti," kata Ismail dan konferensi pers online, Jumat.


Ismail menambahkan bahwa masalah tersebut dapat dibahas dalam sidang Radio Revolution Board yang berlangsung pada 6-15 Juli 2020. Proposal kepada ITU diharapkan dapat disampaikan sebelum sidang tersebut.


"Jadi sebelum tanggal tersebut kami sudah akan menyampaikan sebab-sebab kegagalan ini dan semoga pada sidang terdekat slot orbit 113 Bujur Timur frekuensinya dapat diperpanjang kembali," kata Ismail.


Satelit Nusantara Dua yang diluncurkan dengan roket Long March 3B gagal mencapai orbit dari Pusat Peluncuran Satelit Xinchang China, pada pukul 19.45 WIB, Kamis (9/4/2020).


Direktur Utama Pasifik Satelit Nusantara (PSN), Adi Rahman Adiwoso menjelaskan kronologi gagalnya satelit Nusantara Dua mencapai orbit. Ia menjelaskan bahwa pada fase pertama dan kedua peluncuran beroperasi dengan normal.


"Stage ketiga itu memiliki dua roket dan salah satu roketnya tidak menyala sehingga tidak mendapatkan kecepatan yang cukup untuk masuk orbit yang telah ditentukan. Dalam hal ini ketinggiannya satelit tersebut hanya sekitar 170 KM dengan kecepatan 7100 meter per detik," kata Adi dalam konferensi pers online, Jumat.


Adi menambahkan satelit Nusantara Dua tidak bisa diselamatkan karena hilang dan jatuh ke laut.


"Sehingga tidak bisa dipergunakan seluruhnya, satelit tersebut di asuransikan secara penuh," kata Adi.


Satelit Nusantara Dua dibuat oleh produsen satelit terkemuka asal Tiongkok, China Great Wall Industry Corporation (CGWIC). Ini merupakan bentuk kerjasama Indosat Ooredoo bersama dengan PT Pintar Nusantara Sejahtera (Pintar) dan PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) melalui perusahaan joint venture bernama PT Palapa Satelit Nusa Sejahtera (PSNS).

11/11/2020
Kemenperin Dorong Startup Lokal Untuk Menjawab Kebutuhan Industri Tanah Air

Jakarta, Selular.ID – Selama tiga bulan, para startup binaan Synrgy Accelerator Batch 3 mengikuti berbagai bimbingan dan pembekalan dari pakar dalam berbagai bidang. Hingga kemudian, pada Rabu (30/9) BCA bersama GK-Plug and Play meluluskan 10 startup yang telah berkomitmen dan berhasil menyelesaikan program Synrgy Accelerator.

Synrgy Accelerator merupakan bentuk komitmen nyata BCA dengan visi untuk mengembangkan ekosistem startup karya anak bangsa untuk menggerakkan perekonomian bangsa Indonesia.

Di tengah kondisi pandemi yang penuh dengan ketidakpastian, tidak menyurutkan atau menghambat penyelenggaraan program Synrgy Accelerator. Para startup tetap antusias mengikuti program yang telah disesuaikan, dimulai dari proses sourcing, interviewing, selection day, workshop, mentorship, sampai Demo Day semua dilakukan secara virtual.

Melalui Synrgy Accelerator, BCA memberikan dukungan sepenuhnya terhadap kinerja anak bangsa yang berpotensi besar melalui startup yang mereka bangun. “Tahun 2020, tahun yang penuh tantangan tapi bukan berarti kita kehilangan semangat untuk terus berkarya. Anak-anak bangsa melalui startup mereka, adalah bukti bahwa di kondisi sulit sekalipun mereka tetap semangat untuk berinovasi, karena kami percaya di balik setiap masalah juga terdapat peluang Bisnis,” ungkap Adi Prasetyo Susilo, SVP Digital Innovation Solutions PT Bank Central Asia Tbk.

Di sisi lain, GK-Plug and Play yang merupakan official partner Synrgy Accelerator juga turut merasakan euforia dari keberhasilan para startup Batch 3 setelah melewati program. “Dari proses pemilihan awal kita sudah mengetahui potensi mereka yang cukup tinggi. Dan setelah mengikuti program selama 3 bulan ini, para startup menjadi semakin matang tidak hanya dari segi produk, marketing skill, tetapi juga strategi bisnis mereka. Harapan kami setelah mereka lulus program, semoga mereka bisa semakin berkembang dan kami percaya bahwa inovasi yang mereka tawarkan adalah solusi dari banyak permasalahan yang selama ini kita hadapi,” jelas Aaron Nio, Director of GK-Plug and Play.

Dipandu oleh Rene Suhardono Canoneo seorang Author, Public Speaker, Life Coach, Non Executive Board Member and C Level Advisor, acara Virtual Demo Day terasa seru dan antusias. “Saya terpesona energi dan idealisme dari para startup. Peran BCA sebagai salah satu lembaga keuangan terkemuka di Tanah Air untuk mendukung dan mempromosikan para startup ini sangat luar biasa. Indonesia, bahkan di dunia, membutuhkan lebih banyak kolaborasi semacam ini,” kata Rene Suhardono Canoneo.

Adapun 10 startup yang telah berhasil lulus dari program Synrgy Accelerator Batch 3, yaitu:

Aman

Aman menyediakan platform digital untuk asuransi kesehatan karyawan, menyederhanakan kompleksitas administrasi dan membantu industri asuransi untuk memberikan pengalaman yang unggul.

Bangku

Bangku adalah Marketplace Pinjaman Usaha yang membantu perusahaan UMKM menemukan pinjaman yang tepat dalam hitungan menit melalui layanan online gratis.

Katalis

Katalis (aplikasi digital bisnis) menyediakan solusi tagihan digital, kartu digital multifungsi, dan sistem akademik pendidikan.

Moodah

Moodah adalah platform SAAS yang membantu men-digitalisasi bisnis UMKM yang memungkinkan mereka melacak untung/rugi atau pembukuan mereka.

Nimbly

Nimbly adalah solusi mobile yang mengubah ceklis manual menjadi wawasan instan dan real-time dengan memungkinkan pekerja garis depan untuk menerapkan SOP dan mengotomatisasi alur kerja dengan cara yang sederhana.

Sales1

Sales1 adalah platform SaaS CRM yang memungkinkan tim penjualan untuk dapat mengelola akun, arahan, dan aktivitas dari mana saja dan kapan saja dengan menyediakan platform yang dapat digunakan untuk perusahaan dalam berbagai vertikal.

Shortlyst

Shortlyst adalah perusahaan teknologi SDM berbasis data yang memanfaatkan data besar dan Artificial Intelligence (AI) untuk menyediakan solusi rekrutmen dan bakat.

Smarteye.id

Smarteye.id adalah startup internal PT. Telkom Indonesia yang berfokus pada teknologi imersif (VR/AR/MR/XR) yang menyediakan platform dan solusi untuk bisnis dan konsumen.

TapHomes

TapHomes adalah solusi alternatif bagi calon pembeli rumah dengan pembayaran bulanan terjangkau yang memungkinkan mereka untuk terus membangun porsi kepemilikan rumah masa depan mereka.

Vexanium

Vexanium merupakan protokol jaringan Blockchain publik yang bersifat terbuka (PermissionLess) dan terdesentralisasi, yang memungkinkan perusahaan untuk melakukan Smart Contract secara langsung tanpa pihak ketiga.

22/10/2020
Divisi ERG UNIKOM Raih Juara 1 Dalam Kompetisi Nasional “Medinnovation 2020”

BANDUNG, UNIKOM – Divisi Embedded System Research Group (ERG) Unikom melalui Tim Moo.id berhasil meraih juara 1 dalam kompetisi nasional ”Medinnovation 2020” bidang teknologi yang diselenggarakan oleh PT Medion Indonesia. Dalam kompetisi tersebut, 5 (lima) kampus yang terpilih di babak final diantaranya Universitas Brawijaya, Pens ITS, Politeknik Bandung, Unjani dan Unikom. Dimulai sejak Februari 2020, pelaksanaan babak final kompetisi tersebut baru digelar pada 21 September 2020 dan pengumuman pemenang pada 29 September 2020.


Tim yang dibimbing oleh Agus Mulayana, M.T., selaku dosen pembimbing tersebut terdiri dari tim inti diantaranya Bayu Gustiana Fajar (Prodi Sistem Komputer), M. Ripan Saiful Mansur (Prodi Sistem Komputer) dan Muhammad Rafi (Prodi Teknik Informatika). Mengenai tim Moo.id merupakan Pre-Startup yang berfokus pada pengembangan sistem cerdas untuk meningkatkan kualitas ternak sapi. Produk yang dibuat Moo.id ialah berupa sistem terpadu untuk solusi kesehatan ternak sapi yang berbasis Internet of Things (IoT), big data dan manchine learning. Sistem tersebut menghubungkan antara peternak sapi, dokter hewan, apotek penjual obat ternak dan pemerintah, sehingga sistem tersebut mampu menjadi portal bersama untuk menguatkan ketahanan pangan, khususnya sektor peternakan.

Ide produk tersebut muncul karena adanya keluhan peternak sapi perihal kesehatan sapi yang kadang tidak dapat diketahui atau tidak terperediksi, serta mereka  mengalami kesulitan ketika ingin berkonsultasi dengan dokter hewan. Berdasrkan kondisi tersebut Moo.id hadir dengan memnberikan solusi terpadu berupa perangkat yang dipasang pada hewan ternak, berupa kalung (serupa kolotok, dalam bahasa sunda), yang berisi sensor untuk mendeteksi suhu badan sapi dan detak jantung sapi. Selain itu, perangkat tersebut dilengkapi GPS untuk mendeteksi posisi sapi sedang berada di area ternak atau keluar dari area ternak. Data ini selanjutnya dikirimkan ke server untuk diolah. Proses pengolahan data di server menggunakan teknologi machine learning, sehingga memberikan identifikasi dan prediksi kesehatan sapi tersebut ke dalam 4 kelas, yakni kondisi sehat, waspada, sakit dan bahaya.

Secara arsitektur, Moo.id terdiri dari 3 (tiga) sub sistem, yakni perangkat yang dipasang pada sapi, cloud services  yang terintegrasi dengan layanan Machine learning dan aplikasi antarmuka berupa web dan aplkasi mobile. Untuk mendukung kehandalan fungsi, sistem Moo.id menerapkan konsep edge computing yang mampu meningkatkan performa  telemetri dan validasi  data dari perangkat ke cloud. Selain informasi, identifikasi dan prediksi, Moo.id juga memberika rekam medis kesehatan sapi, sehingga data tersebut berguna ketika peternak atau dokter ingin melihat rekam jejak kesehatan sapi sebelum dijual atau di sembelih pada waktunya. Moo.id juga memberikan akses interaksi antara peternak dengan dokter untuk berkonsultasi atau melaporkan data kesehatan ternaknya, juga interaksi peternak dengan apotek penyedia layanan obat ternak untuk pemesanan atau pembelian obat. Bagi pemilih apotek obat ternak, Moo.id memberikan analitik potensi kebutuhan obat-obatan yang banyak diperlukan oleh peternak dan menjadi acuan menyediakan stok obat obatan yang sering diperlukan agar memadai. Peternak juga memiliki log pembelian sehingga membantu mereka untuk berbelanja kembali.

Agus Mulyana, M.T., menyampaikan rasa bahagianya atas pencapaian tim ERG Unikom. “Terlebih lomba tersebut dilaksanakan pada masa pandemi yang mana tentu tidak mudah melakukan koordinasi pada masa biasa. Selain itu, semoga pencapaian tersebut dapat memotivasi para mahasiswa baru Unikom untuk dapat aktif di kegiatan-kegiatan kampus dan terus semangat kuliah dengan baik meski dengan skema online ini.” ujarnya. (Direktorat Hms & Pro)

10/10/2020

PRESTASI

Daftar ERG

Cara Daftar